Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Gasing Ambung Kelapa

Studi Kasus Di PAUD Islam Terpadu Biruni Kec. Sungailiat Kab. Bangka

  • Dwi Haryanti Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
  • Asrul Faruq STIT PEMALANG

Abstract

Permasalahan pokok penelitian ini adalah tergerusnya permainan tradisional yang sudah jarang dimainkan oleh anak-anak. Anak lebih suka memainkan gawai dengan fitur-fitur menarik, mulai dari permainan ataupun film. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan penerapan permainan tradisional gasing ambung kelapa terhadap perkembangan fisik motorik anak usia dini. Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilaksanakan di PAUD Islam Terpadu Biruni Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahapan yaitu mereduksi data yang dianggap penting, selanjutnya menyajikan datayang telah dipilih sehingga dapat menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional gasing ambung kelapa dalam mengembangkan fisik motorik anak melalui tiga tahapan proses pembelajaran pertama ialah proses tahapan perencanaan, kedua, tahapan pelaksanaan, dan tahapan yang terakhir ialah tahapan evaluasi. Perkembangan fisik motorik anak setelah melaksanakan permainan tradisional gasing ambung kelapa adalah anak mampu melakukan kemampuan dalam melempar, anak mampu mengembangkan kemampuan meloncat dan berlari, serta anak dapat melatih ketepatan, mengkoordinasikan kemampuan tangan dan mata, dan mengembangkan kemampuan anak mengontrol gerakan tangan.

Published
2021-01-31