Aspek Semantis Tarkib Fi'l Muta'addi dan Charf Jarr dalam Al-Qur'an

  • Mohamad Jamaludin Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Pemalang

Abstract

Penelitian ini membahas tentang susunan kalimat yang terdiri dari fi’l muta’addi yang disertai oleh charf jarr dalam Al-qurān atau sebalikya charf jarr yang terletak setelah verba transitif dan perihal aspek semantisnya dalam Al-qurān. Banyak ditemukan verba transitif dan charf jarr yang terdapat di dalam Al-qurān yang terdiri dari 30 juz atau sebanyak 114 surat, atau sejumlah 6236 ayat. Masalah dalam penelitian ini dibatasi hanya pada charf jarr yang terletak setelah verba transitif كتب, جعل,دخل ,جمع, سأل danدعا, sekaligus letak perubahan makna semantisnya, yaitu huruf على, إلى, من, في, بِ, dan اللام yang tersusun dalam kalimat setelah verba transitif. Adapun tujuan penelitian yang pasti dalam penelitian ini adalah menemukan implikasi semantis tarkib yang terdiri dari verba transitif dan charf jarr dalam memahami ayat-ayat Al-qurān. Juga menemukan implikasi semantis charf jarr yang didahului oleh verba transitif dalam struktur kalimat dalam Al-qurān untuk memahami ayat-ayat Al-qurān. Hasil penelitian tentang perilaku semantis verba transitif yang dibantu dengan charf jarr dalam Al-qurān secara teoritis dapat mendukung atau melengkapi teori-teori nahwu bahasa Arab khususnya dalam bab fi’l muta’addi dan charf jarr. Bagi para peneliti bahasa secara umum, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan khazanah ilmiah yang cukup berarti, khususnya mengenai karakteristik bahasa Arab yang digunakan dalam Al-qurān. Secara praktis hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan oleh para pecinta bahasa dalam memahami teks-teks yang berbahasa Arab. Penelitian ini didasarkan pada teori linguistik struktural. Metode analisis yang digunakan adalah metode distribusional. Metode analisis yang digunakan dalam penelitan ini adalah metode semantik gramatikal (grammatical semantiq). Metode penyajian hasil analisis data dilakukan dengan cara informal, adalah perumusan dengan menggunakan kata-kata biasa walaupun dengan terminologi yang teknis sifatnya.

Published
2021-01-31